Pages

Mengenai Saya

Foto saya
Nama : Andika Prasetya TTL : Jakarta, 4 Agustus 1994 Simple aja orangnya

Jumat, 24 April 2015

TUGAS BAHASA INDONESIA : TULISAN TENTANG MANAJEMEN

TUGAS BAHASA INDONESIA

Manajemen

Fungsi manajemen dari beberapa pendapat ialah tahapan yang akan dilakukan. Kegiatan yang dilakukan sesuai rencana dengan beberapa tahapan khusus berguna untuk melihat kelayakan dalam pelaksanaan. Saling menunjang dengan yang lainnya juga merupakan salah satu dari manajemen.
Pengertian manajemen sendiri adalah mengatur hal yang dikelola agar tercapai hasil yang memuaskan. Pendapat ahli mengemukakan pendapat yang berbeda namun maksudnya tetap sama. dengan zaman yang terus berkembang menjadikan manajemen sangat diperlukan bagi siapa saja. pengelolaan manajemen bukan hanya dalam hal bisnis atau pekerjaan tetapi dalam waktu dan dalam kegiatan sehari-hari.

Memaksimalkan sesuatu dengan baik dan pemanfaatan waktu yang berguna dapat menjadikan hidup ini lebih mudah karena jika tidak diatur akan mengakibatkan kerugian dalam segi waktu, biaya dan segalanya menjadi tidak beraturan. Manajemen dalam pendidikan juga dapat ditemui ketika kita berada sebagai pengajar.
Para ahli mengatakan fungsi manajemen sebagai perencanaan, organisasi, staf dan pembinaan dalam bekerja, hal itu disampaikan oleh luther gullicik. Namun pada intinya tetap sama bahwa fungsi manajemen yaitu :

1. Forecasting atau peramalan terhadap rencana yang akan dibuat. Tujuannya agar bisa memperkirakan apakah tujuan tersebut harus dilakukan atau sebaiknya tidak perlu dilakukan.

2. Planning yang berarti rencana. Setelah diprediksi dan mendapatkan hasilnya, maka membuat rencana dari mulai pertama hingga akhir. Pemikiran tentang apa yang akan dibuat dan dikerjakan adalah hal yang paling utama dalam suatu kegiatan. Pemikiran tentang keputusan yang akan dipilih, dari mana sumber yang akan didapat serta bagaimana pengerjaannya, semua itu termasuk di dalamnya.
Pertanyaan yang dijawab oleh diri kita sendiri adalah langkah yang terdapat dalam proses perencanaan, dan pertanyaan tersebut bisa diawali dengan bagaimana cara memulainya hingga akhir yang harus dilewati. Beberapa pertanyaan tersebut misalnya apa yang harus dilakukan, mengapa melakukan itu, bagaimana caranya dan memulainya, kapan harus dilaksanakan dan dimana itu terjadi.

3. Organisasi yang bertujuan sebagai tim dalam pelaksanaan kegiatan yang ingin dikerjakan, sehingga pelaksanaan dapat dengan mudah dikerjakan

Fungsi manajemen bukan hanya itu saja tetapi ada banyak sekali diantaranya penggerakan, pengarahan, pemimpin, motivasi, pengoordinasian, pengendalian, laporan, staf yang dibutuhkan, operasional yang digunakan.

Faktor atau Elemen Lingkungan yang Mempengaruhi Dunia Usaha atau Bisnis Umum
I. Dunia Usaha atau Bisnis Umum Secara Tidak Langsung
Dalam dunia usaha terdapat banyak hal yang berpengaruh terhadap kesinambungan dunia usaha pada suatu daerah tertentu. Variable-variabel di bawah ini secara tidak langsung memberi efek pada suatu perusahaan. Setiap perusahaan memiliki resistansi atau daya tahan masing-masing terhadap setiap faktor yang berbeda-beda.
Faktor lingkungan yang mempengaruhi dunia usaha secara tidak langsung ini berada diluar dari elemen pihak internal dan eksternal yang telah dijelaskan pada artikel bagian lain. Secara bersamaan dengan faktor internal dan eksternal dengan faktor lingkungan mempengaruhi kondisi dunia usaha.
1. Variabel Sosial
- Faktor demografik/demografis : seperti jumlah, komposisi, dan pertumbuhan penduduk suatu wilayah atau area.
- Faktor gaya hidup : selera masyarakat, trend yang sedang digandrungi, dan lain sebagainya.
- Faktor nilai sosial : adat-istiadat, norma yang berlaku, kebiasaan, dan lain-lain.
2. Variabel Ekonomi
Berkaitan erat dengan indikator ekonomi yang bersifat umum mengukur tabungan, investasi, produktivitas, lapangan kerja, kegiatan pemerintah, transaksi perdagangan internasional, pendapatan, produk nasional dan lain sebagainya
3. Variabel Politik
Faktor-faktor yang terkait dengan kondisi atau iklim perpolitikan di suatu daerah.
4. Variabel Teknologi
Kemajuan di bidang teknologi yang berubah-ubah dari waktu ke waktu yang terkadang sangat cepat sangat mempengaruhi dunia usaha. Perusahaan yang statis dan tidak mengikuti perkembangan teknologi cenderung tertinggal dibandingkan dengan perusahaan yang terus menerus melakukan adaptasi teknologi untuk membuat operasional usah menjadi lebih efektif dan efisien.
II. Dunia Usaha atau Bisnis Umum Secara Langsung
Dalam dunia usaha terdapat dua (2) pihak yang berkepentingan (stakeholder) yang berpengaruh secara langsung, yakni external stakeholder (pihak luar) dan internal stakeholder (pihak dalam) :
A. Pihak Internal Dunia Usaha
1. Karyawan
Dengan memiliki sumber daya manusia atau sdm yang baik akan sangat membantu dunia bisnis untuk maju.
2. Pemegang Saham dan Dewan Direksi
Adalah dua bagian penting yang mengatur kegiatan atau jalannya roda perusahaan publik di mana para pemegang saham memiliki kemungkinan untuk mempengaruhi suatu perusahaan dengan hak suara yang dimilikinya sesuai dengan persentase saham yang dimiliki.
B. Pihak Eksternal Dunia Usaha
1. Pelanggan / Konsumen
Konsumen dapat dibagi atau dibedakan menjadi 2, yaitu konsumen perorangan atau individu dan konsumen lembaga/perusahaan/bisnis. Konsumen membelanjakan uang yang dimilikinya untuk barang atau jasa yang dimiliki oleh perusahaan.
2. Pemasok / Suplier / Suplayer
Membatu perusahaan untuk mendapatkan faktor produksi atau input untuk diolah menjadi keluaran atau output yang memiliki nilai tambah.
3. Pemerintah
Lembaga yang membuat undang-undang, kebijakan serta peraturan agar roda perekonomian suatu negara atau daerah dapat berjalan seperti yang telah direncanakan.
4. Serikat Pekerja
Berkaitan dengan hal-hal yang berhubungan dengan pekerja seperti upah, jam kerja, fasilitas, kondisi kerja, dan sebagainya
5. Pesaing / Rival
Semakin kuat pesaing kita maka akan mengurangi omset perusahaan, sehingga perlu secara terus menerus melakukan pengembangan dan perbaikan untuk dapat menguasai pasar.
6. Lembaga Keuangan
Contohnya seperti bank, asuransi, leasing atau sewa guna, dan lain sebagainya yang membantu perusahaan dalam mengelola keuangannya.
7. Lembaga Konsumen
Lembaga ini akan membantu konsumen dalam memperjuangkan haknya. Jika ada masalah antara konsumen dengan produk perusahaan, maka lembaga konsumen akan membantu konsumen.
8. Kelompok Khusus
Contohnya seperti kelompok sosial, kelompok pecinta alam, dan lain-lain
9. Pihak yang Berkepentingan Lain
Memperhatikan lembaga atau organisasi lain yang berhubungan dengan bisnis yang dijalankan. Jika kita terjun ke dalam bisnis rumah sakit, maka kelompok dokter, paramedis, pasien, dan lainnya harus diperhatikan
Macam dan Jenis Manajer atau Manajemen
A. Berdasarkan Level atau Tingkatan
Pada umumnya manajer memiliki tanggung jawab yang sama, yaitu melakukan perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, pengendalian, serta penyusunan staf namun dari sisi tingkat atau level manajemen dapat dibagi menjadi tiga / 3 macam, yakni :
1. Manajer Puncak / Top Manager
Tanggung jawab dari manajer puncak adalah keseluruhan kinerja dan keefektifan dari suatu perusahaan. Manajer tingkat puncak membuat kebijakan, keputusan dan strategiyang berlaku secara umum pada suatu perusahaan. Manajer puncak juga yang melakukan hubungan dengan perusahaan lain dan pemerintah.
2. Manajer Menegah / Middle Manager
Manajer tingkat menengah berada di antara manajer puncak dan manajer lini pertama. Manajer ini bertugas mengimplementasikan strategi, kebijakan serta keputusan yang diambil oleh manajer tingkat atas atau puncak.
3. Manajer Lini Pertama / First-Line Manager

Manajer tingkat bawah ini kebanyakan melakukan pengawasan atau supervisi para karyawan dan memastikan strategi, kebijakan dan keputusan yang telah diambil oleh manajer puncak dan menengah telah dijalankan dengan baik. Manajer lini pertama juga memiliki andil dan turut serta dalam proses pengimplementasian strategi yang telah ditetapkan.

Selasa, 14 April 2015

TUGAS BAHASA INDONESIA 2 MEMBUAT KATA PENGANTAR

                                              KATA PENGANTAR

Puji syukur Alhamdulilah penulis panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan karunia nya sehingga pada akhirnya penulis dapat menyelesaikan penulisan laporan Prakerin ini dengan baik. Adapun judul penulisan laporan Prakerin yang penulis ambil adalah sebagai berikut :

PERANCANGAN APLIKASI PENDAFTARAN SERTIFIKAT TANAH BERBASIS WEB PADA BADAN PERTANAHAN NASIONAL DEPOK MENGGUNAKAN
PHP & MYSQL
Tujuan penulisan laporan Prakerin ini di buat adalah sebagai salah satu syarat mengikuti Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2011/2012. Sebagai bahan penulisan di ambil berdasarkan hasil penelitian, observasi dan beberapa sumber literatur yang mendukung penulisan ini. Penulis menyadari bahwa tanpa bimbingan dan dorongan dari semua pihak, maka penulisan laporan Prakerin ini tidak akan berjalan lancar.
Oleh karena itu pada kesempatan ini, izinkanlah penulis menyampaikan ucapan terimakasih kepada :
1.     Bapak Ocim Wijaya, S.Pd.MM selaku kepala SMK Negeri 1 Depok
2.     Bapak Nanang Suwandi, ST selaku kepala Program Keahlian Rekayasa Perangkat Lunak
3.     Bapak Drs.Busra Elgeri selaku guru pembimbing Prakerin
4.     Bapak Ir.Hazairi Masrie MM selaku Pembimbing Industri
5.     Bapak Mujahidin selaku Kepala Bagian Pengukuran
6.     Semua pihak yang telah membantu dalam menyelesaikan Laporan Prakerin.
Penulis menyadari bahwa penulisan laporan Prakerin ini masih jauh sekali dari sempurna, untuk itu penulis mohon kritik dan saran yang bersifat membangun demi kesempurnaan penulisan di masa yang akan datang.
Akhir kata semoga laporan Prakerin ini dapat berguna bagi penulis khususnya, dan bagi para pembaca yang berminat pada umumnya.
                                                                                            

  Depok,………………….2011

                                                                                                                                                                            Penulis

Jumat, 03 April 2015

TUGAS BAHASA INDONESIA 2 MEMBUAT JURNAL


"ANALISIS STUDI KELAYAKAN USAHA BAKSO PEDES GILA CILODONG DEPOK"


ANDIKA PRASETYA
FAKULTAS EKONOMI, UNIVERSITAS GUNADARMA


                                                                       ABSTRAK

      Analisis kelayakan pengembangan bisnis adalah penelitian tentang dapat atau tidaknya proyek dilaksanakan dengan berhasil.
Tujuan dilakukannya analisis kelayakan pengembangan bisnis adalah untuk menghindari keterlanjuran penanaman modal yang terlalu besar untuk kegiatan yang ternyata tidak menguntungkan.
Dalam menjalankan usaha pada umumnya menggunakan metode-metode penilaian investasi diantaranya adalah metode Payback Periode metode ini untuk mengukur seberapa cepat investasi bisa kembali dengan satuan hasilnya waktu, metode Net Present Value adalah metode untuk menghitung selisih nilai sekarang sebuah investasi dengan nilai sekarang penerimaan kas bersih dimasa yang akan datang lebih besar dari nilai sekarang investasi, metode Profitability Index adalah rasio nilai sekarang dari arus kas bersih pada masa depan terhadap pengeluaran awal, metode Internal Rate of Return metode ini diterapkan untuk mencari nilai bersih dari investasi.
            Hasil penelitian dengan keempat metode tersebut, menunjukan bahwa usaha bisnis "BAKSO PEDES GILA" dapat dilanjutkan/diteruskan karena menguntungkan.
                                                            ABSTRACT
              The feasibility analysis of business development is research on whether or not the project implemented successfully.
               The purpose of the feasibility analysis of business development is to avoid investments that are too large to activities that were not profitable.
               In conducting its business in general using investment valuation methods include the Payback Period of this method to measure how fast the investment can be returned with the results of time units, the Net Present Value is a method to calculate the difference between the present value of an investment with a net present value of future cash receipts which will come greater than the present value of the investment, the method Profitability Index is the ratio of the present value of net cash flows in the future against the initial outlay, the Internal Rate of Return method This method is applied to find the net value of the investment.
            The results of the study by four methods, showed that businesses can continue BAKSO PEDES GILA forwarded as profitable.


PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang
Dalam menjalankan sebuah bisnis, manajemen merupakan suatu faktor yang sangat penting dalam mengelola usaha manajemen usaha. Salah satu kegiatan manajemen itu ialah kegiatan pemasaran, operasi keuangan, akunting dan fungsi bisnis yang digeluti sehingga usaha tersebut dapat menghasilkan laba.
Dan kemajuan dalam bidang usaha bakso juga sudah berkembang dengan pesat. Dimana-mana terdapat usaha –usaha Bakso yang menggunakan metode manajemen yang baik. Dengan persaingan yang ketat, perusahaan perlu melakukan studi kelayakan pada suatu proyek yang tengah dijalankan, dimana penelitian tersebut tentang dapatkah suatu proyek dapat dilaksanakan dengan berhasil, keberhasilan pada studi kelayakan dapat berupa di terimakah usaha tersebut oleh masyarakat, apakah usaha yang dijalankan bisa dimanfaatkan secara ekonomis dan bisakah perusahaan mendapatkan suatu keuntungan laba yang layak dari usaha tersebut.
Studi kelayakan penulisan ilmiah ini bergerak di bidang usaha bakso pedes gila, karena usaha bakso merupakan salah satu usaha yang dapat menghasilkan laba yang cukup menarik dan besar, usaha bakso mempunyai sifat yang strategi untuk berwirausaha yang mapan dan membantu kelancaran arus pemuas kebutuhan konsumen ( masyarakat ) dan kebutuhan penjual bakso, dimana setiap kebutuhan dapat terpenuhi. Usaha dalam berdagang bakso melakukan banyak metode yang memang pemilik usaha atau pedagang tersebut manajemenkan usaha dikatakan layak dalam usaha dengan persaingan yang ketat di kalangan pedagang bakso, basko menjual dan banyak bervarian dalam mengatur strategi keuangan untuk mencapai layak atau tidaknya usaha menjadi berkembang dan untuk kelangsungan hidup sebagai kebutuhan sehari-hari.
Maka dari itu untuk mengetahui kelayakan usaha, maka penulis mencoba mengambil judul dari penelitian ini “ANALISIS STUDI KELAYAKAN USAHA BAKSO PEDES GILA CILODONG DEPOK “




2. LANDASAN TEORI
Studi kelayakan usaha adalah suatu penelitian tentang dapat tidaknya suatu usaha (biasanya merupakan proyek investasi) dilaksanakan dengan hasil. Suad Husnan (2000;4), obyek yang diteliti biasa berbentuk usaha besar ataupun usaha sederhana.
            Menurut Husein Umar (2000 : 7), Studi kelayakan atau sering disebut studi kelayakan usaha adalah suatu penelitian tentang layak atau tidanya suatu usaha bisnis yang biasanya merupakan usaha investasi itu dilaksanakan.
            Sedangkan menurut Husnan Suad Dan Suwarsono, (2001 : 5) mengatakan, “Studi pengembangan usaha merupakan suatu studi untuk menilai layak atau tidak usaha tersebut dikembangkan dimasa mendatang”. Penilaian disini tidak lain adalah memberikan rekomendasi apakah sebaiknya usaha yang bersangkutan layak dikembangkan atau sebaiknya ditunda dulu, mengingat kondisi mendatang penuh ketidakpastian.
Menurut Kasmir dan Jakfar, (2003 : 10) mengatakan, “Studi pengembangan usaha adalah suatu kegiatan yang mempelajari secara mendalam tentang suatu kegiatan atau usaha bisnis yang akan dikembangkan, dalam menentukan layak atau tidak usaha tersebut dikembangkan”.
            Untuk menentukan layak atau tidak suatu usaha dapat dilihat dari berbagai aspek yang meliputi, aspek non keuangan yaitu aspek pasar, dan pemasaran, aspek teknis / operasi dan aspek keuangan.
            Ukuran kelayakan masing-masing jenis sangat berbeda-beda, misalnya antara usaha jasa dan usaha non-jasa, seperti pendirian hotel dengan usaha pembukaan perkebunan kelapa sawit atau usaha peternakan dengan pendidikan. Akan tetapi aspek-aspek yang digunakan untuk menyatakan layak atau tidaknya adalah sama, sekalipun bidang usahanya berbeda.
Pengertian keberhasilan ini dapat diartikan berbeda-beda. Dalam artian yang lebih terbatas, terutama dipergunakan oleh pihak swasta yang lebih berminat tentang manfaat ekonomis suatu investasi. Sedangkan dari pihak pemerintah atau lembaga non profit menguntungkan yang lebih relative seperti :
a.      Manfaat bagi masyarakat luas dalam penyerapan tenaga kerja.
b.     Pemanfaatan sumber daya tersebut.
c.      Penghematan devisa serta penambahan devisa.
Pada umumnya suatu studi pengembangan usaha menyangkut dua aspek yaitu aspek non keuangan yaitu aspek pasar, dan pemasaran, aspek teknis / operasi dan aspek keuangan tersebut bagi usaha itu sendiri, dengan maksud apakah usaha tersebut menguntungkan apabila dibandingkan dengan resiko  usaha tersebut. 


3.METODOLOGI PENELITIAN

 3.1. Objek Penelitian
Objek penelitian dalam penelitian ilmiah ini adalah suatu badan usaha yang bergerak dibidang jasa service mesin BAKSO PEDES GILA yang ber alamat dijalan raya bogor Cilodong Depok. bengkel ini menjalankan kegiatan usahanya setiap hari pada hari senin sampai dengan hari minggu, mulai pukul 09.00 s/d 19.00 WIB. letaknya sangatlah strategis karena berada dipinggir jalan. Pesaing lain letaknya cukup jauh sehingga banyak konsumen yang lebih berminat ke BAKSO PEDES GILA

3.2. Data
            Data Primer / Variabel Yang Digunakan
a.      Data Primer, yaitu melakukan studi lapangan dan wawancara langsung kepada pemilik usaha tersebut.
b.     Data Sekunder, yang terdiri dari aspek pasar, aspek ekonomi dan sosial, aspek manajemen, aspek hukum, aspek ekonomi dan aspek keuangan dan tingkat suku bunga.

3.3. Teknik Pengumpulan Data
               Tehnik pengumpulan data yakni membicarakan tentang bagaimana carapenulis mengumpulkan data. Dalam penelitian ini penulis menggunakan beberapa metode dalam pengumpulan data sebagai berikut:

1.     Metode Observasi (pengamatan)
Studi Lapangan Suatu metode penelitian yang dilakukan secara langsung pada penelitian guna mencari informasi dan data yang dibutuhkan dengan cara observasi dan mewawancarai pihak-pihak yang bersangkutan sehingga dapat diperoleh data primer ikut melakukan apa yang dikerjakan oleh sumber data.
2.     Metode Wawancara (interview)Metode wawancara/interview adalah proses memperoleh keterangan untuk tujuan penelitian dengan cara tanya jawab sambil bertatap muka antara pewancara dengan responden/orang yang diwawancarai, dengan atau tanpa menggunakan pedoman (guide) wawancara.
3.  Studi Pustaka suatu metode penelitian yang dilakukan dengan mempelajari literatur-literatur yang berhubungan dengan objek penelitian yang merupakan data sekunder dan sebagai pertimbangan dalam analisa data yang dilakukan

3.4. Alat Analisis yang Digunakan
            Dalam penulisan ilmiah ini, alat analisis yang digunakan adalah Payback Period, Net Present Value, Profitability Index dan Internal Rate of Return.

  1. Payback Period
Payback period adalah suatu periode yang diperlukan untuk dapat menutup kembali pengeluaran investasi dengan menggunakan kas bersih pertahun / aliran kas netto “proceeds” atau bisa juga diartikan jumlah tahun yang dibutuhkan untuk menutupi pengeluaran awal.
Payback period dari suatu investasi dapat dihitung dengan cara membagi jumlah investasi dengan kas bersih pertahun “proceeds tahunan” dikalikan 12 bulan (1 tahun)
Rumus :
                                                           Investasi
      Payback Period =             -----------------------  x 12 bulan
                                                   Kas bersih per tahun           

Kriteria penilaian pada metode payback period ini adalah :
-  Jika payback periodnya lebih kecil ( < ) dari waktu mak

Penilaian pada metode payback period ini adalah :
- Jika payback periodnya lebih kecil ( < ) dari waktu maksimum yang diisyaratkan maka proye diterima.
-Jika payback periodnya lebih besar ( > ) atau lebih lama dari waktu maksimum yang diisyaratkan proyek ditolak.

  1. Net Present Value
Net Present Value yaitu selisih antara present value dari investasi dengan nilai sekarang dari penerimaan-penerimaan kas bersih (aliran kas oprasional maupun aliran kas terminal) dimasa yang akan datang.
Rumus :
                     Kas Bersih1            Kas bersih2                          Kas bersih
NPV =         -------------    +      -------------  + ………..+    ------------          - Investasi
                          (1+r)                         (1+r)2                                         (1+r)n 




Kriteria penilaian NPV adalah :
-        Jika NPV positif, maka investasi diterima.
-        Jika NPV negative, maka investasi ditolak.

  1. Internal Rate of Return
Internal rate of return yaitu sebuah ukuran anggaran modal yang digunakan oleh perusahaan dalam menentukan apakah mereka seharusnya melakukan investasi atau tidak, tingkat bunga pengembalian atas sebuah proyek yang diterima perusahaan.
Rumus :
                                      P2 – P1
     IRR = P1 – C1 x     ----------
                                      C2 – C1

Dimana :
P1 = tingkat bunga 1
            P2 = tingkat bunga 2
            C1 = NPV 1
            C2 = NPV 2   

Kriteria penilaian IRR adalah :
-        Jika IRR lebih besar ( > ) dari suku bunga yang telah ditetapkan, maka investasi diterima.
-        Jika IRR lebih kecil ( < ) dari suku bunga yang telah ditetapkan, maka investasi ditolak.

  1. Profitability Index
Profitability index adalah rasio nilai sekarang dari arus kas bersih pada masa depan terhadap pengeluaran awalnya. kriteria nilai bersih sekarang investasi memberikan ukuran kelayakan usaha dalam nilai uang yang absolute, maka indeks keuntungan memberikan ukuran relative dari keuntungan bersih masa depannya terhadap biaya awal.
Rumus:
                  ∑ PV Kas Bersih
      PI =      ----------------        x 100%
                  ∑ PV Investasi 

Kriteria untuk Profitability Index adalah :
-        Jika PI lebih besar ( > ) dari 1, maka investasi diterima.
-        Jika PI lebih kecil ( < ) dari 1, maka investasi ditolak.



Daftar Pustaka

Elton dan Gruber (Elton, Edwin J. & Gruber, Martin J., Operasional . Erlangga. Jakarta
Hakim Siman Juntak. blogspot.com/2010/11/pengertian-hukum-secara-umum.
Kasmir dan Jakfar, 2003, Studi Kelayakan Bisnis, Cetakan Pertama, Penerbit Rineka Cipta, Jakarta.
Kotler, Philip. 2001. Manajemen Pemasaran di Indonesia : Analisis, Perencanaan, Implementasi dan Pengendalian. Salemba Empat. Jakarta
Mary Parker Follet, 2009. Proses dan fungsi Manajemen, wordpress.com
Ricky W. Griffin, 2010. Konsep Perencanaan Partisipatif, wordpress.com
Riyanto, Bambang 2001, Dasar-dasar Pembelanjaan Perusahaan, BPFE, Yogyakarta.
Savitri Dian Reny, 2003, Studi Kelayakan Proyek Untuk Pengembangan Pada Toto VCD Rental, Universitas Gunadarma.
Setiadi Ayub, 2002, Analisa Kelayakan Investasi pada Usaha Warnet Wetnet, Universitas Gunadarma.
Suad Husnan dan Suwarsono, 2000, Studi Kelayakan Proyek, Edisi Keempat, Unit Penerbit (UPP) AMP YKPN, Jakarta.
Stanton, William J. 2001. Prinsip Pemasaran. Erlangga. Jakarta.
Umar Husein, 2000, Studi Kelayakan Bisnis, Cetakan Keempat, Penerbit PT. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.
 








 

Blogger news

Blogroll

About